Teori Organisasi

Judul Pokok Bahasan -->
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Manusia adalah mahluk social yang cenderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasi kegiatannya dalam mencapai suatu tujuan tetapi karena keterbatasan kemampuan menyebabkan mereka tidak mampu mewujudkan tujuan tanpa adanya kerjasama. Hal tersebut yang mendasari manusia untuk hidup dalam berorganisasi.
Ada beberapa para ahli yang mendifinisikan tentang organisasi tetapi secara umum organisasi itu sendiri merupakan kelompok orang yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan.
1.2 Maksud dan Tujuan
Sebagai makhluk sosial sudah seharusnya kita memahami arti dari sebuah organisasi bahkan kita harus mulai berorganisasi dengan orang lain supaya apa yang menjadi tujuan kita dapat tercapai karena untuk mewujudkannya kita membutuhkan campur tangan dari orang lain.
Tujuan penulisan ini adalah agar setiap orang mampu berorganisasi dengan baik dan tidak hanya mementingkan pendapat sendiri.
1.3 Ruang Lingkup
Dalam tulisan ini akan membahas tentang apa itu organisasi, arti penting organisasi dan metode, ciri-ciri, unsur dan teori organisasi, dan macam-macam organisasi dari segi tujuan.

BAB 2
ISI

2.1 ARTI PENTING ORGANISASI DAN METODE
     
  Organisasi
       Istilah organisasi berasal dari kata organon/ bahasa yunani yang berarti alat,tools. Organisasi adalah sekelompok orang (dua / lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
      
Manajemen  
 Kata manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno "menagement" yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Menurut Ricky W Griffin, manajemen adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien. Efektif berarti tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sedangkan efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai jadwal.
       
Tata Kerja
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana sumber-sumber dan waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat pula. Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan telah dilakukan secara ilmiah dan praktis. Beberapa fungsi tata kerja, yaitu :
  1. Menghindari terjadinya pemborosan waktu yang tersedia
  2. Menghindari hambatan dalam proses pencapaian tujuan
  3. Menjamin adanya pembagian waktu kerja dan koordinasi yang tepat
Manajemen, Organisasi & Tata kerja

Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokan.
Tata Kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien
Berdasarkan penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa organisasi, manajemen, dan tata kerja berkaitan satu sama lain untuk diarahkan kepada tercapainya tujuan yang efisien.

2.2 CIRI-CIRI ORGANISASI
1.     Lembaga sosial yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang diterapkan
2.    Dikembangkan untuk mencapai tujuan
3.    Secara sadar dikoordinasi dan dengan sengaja disusun
4.    Instrumen sosial yang mempunyai batasan yang secara relative dapat diidentifikasi

2.3 UNSUR-UNSUR ORGANISASI
      –Manusia(Man)
–Kerjasama
–Tujuan Bersama
–Peralatan (Equipment)
–Lingkungan
–Kekayaan alam
–Kerangka/Konstruksi Mental Organisasi

2.4 TEORI ORGANISASI
1.     Teori Organisasi Klasik
Teori ini biasa disebut teori tradisional atau disebut juga teori mesin. Berkembang mulai abad 19. Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kretifitas.
Definisi organisasi menurut teori ini adalah struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain apabila orang bekerja sama.

Macam-macam teori klasik :
·      Teori birokrasi
Dikembangkan dari ilmu sosiologi dan dikemukakan oleh “Max Weber”. Istilah birokrasi berasal dari kata “legal rasional”. “Legal” disebabkan adanya wewenang dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas. “Rasional” karena adanya penetapan tujuan yang ingin dicapai.
·      Teori administrasi
Teori ini dikembangkan oleh Henry Fayol, Lyndall Urwick dari Eropa, dan James D. Mooney, Allen Reily dari Amerika.
·      Manajemen ilmiah
Dikembangkan tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor. Definisi manajemen ilmiah adalah penerapan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah organisasi. Atau seperangkat mekanisme untuk meningkatkan efisiensi kerja.
2.    Teori neoklasik
Teori ini disebut juga dengan teori hubungan manusiawi. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan dengan teori klasik dan merupakan penyempurnaan dari teori klasik. Teori menekankan pada pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai individu atau kelompok kerja.
3.    Teori modern
Teori ini muncul pada tahun 1950 sebagai akibat ketidakpuasan kedua teori sebelumnya yaitu klasik dan neoklasik. Teori ini sering disebut dengan teori analis sistem atau teori terbuka yang memadukan antara teori klasik dan teori neoklasik. Teori organisasi modern melihat bahwa semua unsure organisasi sebagai satu kesatuan yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil tapi organisasi merupakan sistem terbuka yang berkaitan dengan lingkungan dan apabila ingin dapat bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan.

2.5 MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN
1.     Organisasi niaga
2.    Organisasi sosial

ORGANISASI NIAGA
Organisasi niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.
Macam-macam organisasi niaga :
1.     Perseroan Terbatas (PT)
2.    Perseroan Komanditer (CV)
3.    Firma (FA)
4.    Koperasi
5.    Join Ventura
6.    Trus
7.    Kontel
8.    Holding Company
ORGANISASI SOSIAL
Organisasi Sosial adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat.
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
a.Jalur Keagamaan
b.Jalur Profesi
c.Jalur Kepemudaan
d.Jalur Kemahasiswaan
e.Jalur Kepartaian & Kekaryaan

BAB 3
KESIMPULAN

Organisasi merupakan  hal penting dalam kehidupan manusia karena untuk mencapai tujuan tertentu manusia tidak dapat melakukan hal tersebut sendiri dan memerlukan kerjasama dari pihak lain, oleh karena itu organisasi sangat dibutuhkan dan berperan penting.
Ada berbagai macam organisasi yang dapat kita lihat dari berbagai segi, yaitu dari jumlah puncak pimpinan, segi keresmian, segi tujuan, segi luas wilayah, segi sosial dan segi bentuk. Ada hubungan yang erat antara manajemen, organisasi, dan metode(tata cara). Ketiganya diarahkan kepada tujuan secara efisien.

sumber :
s_tiwi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/17350/MINGGU_3.doc
lista.staff.gunadarma.ac.id
http://safrilblog.wordpress.com/2011/02/16/arti-pentingnya-organisasi-dan-metode/




0 comments:

Post a Comment